5 Fakta Unik Anime Zom 100: Bucket List of the Dead Yang Wajib Kamu Tahu!!!


Hallo minasan, genkidesuka, hai' pada kesempatan kali ini mimin mau bahas fakta unik anime Zom 100: Bucket List of the Dead versi Satoru Senpai...


1. Cerita Yang Unik Dan Relate


Zom 100: Bucket List of the Dead berkisah tentang Akira Tendou. Cowok berusia 24 tahun itu merasa kehilangan hidupnya setelah tiga tahun menjadi budak korporat di perusahaan tempatnya bekerja. Kejenuhan membuatnya ingin berontak, tapi tidak berdaya. Ketika wabah zombie melanda kota, Akira malah senang karena akhirnya dia bisa bebas dari kantornya. Apa yang dirasakan Akira ini sebenarnya relate dengan banyak orang saat ini. Sebagian besar orang mungkin merasakan kejenuhan yang dirasakan Akira selama dia bekerja. Akira berusaha mencari jalan keluar, tapi belum bisa sampai wabah zombie melanda. Jadi, ketika orang ketakutan, Akira malah kegirangan. Di dunia nyata, mungkin, ada orang seperti Akira, hanya tanpa keberadaan zombie.


2. Sensor Darah


Bicara soal zombi, meskipun ada unsur komedi di dalam film atau serial tersebut, pasti tetap tak akan lepas dari adegan-adegan berdarah yang terkadang membuat penonton yang sensitif merasa mual. Namun, kamu tak akan dibuat risih dengan warna merah yang menyeramkan tersebut ketika menonton Zom 100: Bucket List of the Dead. Pasalnya, adegan berdarah dalam anime ini disensor menjadi berwarna-warni. Konsep sensor seperti ini bukan yang pertama kalinya dalam sejarah anime, misalnya dalam anime thriller berjudul Danganronpa yang mengubah warna darah menjadi pink cerah.


3. Author Yang Sama Dengan Alice In Borderland


Zom 100: Bucket List of the Dead diadaptasi dari manga seinen karya Haro Aso yang diilustrasikan oleh Koutarou Takata. Manga ini pertama kali dipublikasi pada 19 Oktober 2018 oleh Shogakuen dan saat ini masih berstatus ongoing. Haro bukanlah nama baru di dunia manga. Haro sepertinya spesialis dalam membuat cerita thriller yang memang bagus. Sebelum merilis Zom 100: Bucket List of the Dead, Haro membuat Alice in Borderland. Manga thriller itu sudah diadaptasi menjadi serial live-action sepanjang 2 season di Netflix.


4. Digarap Studio Anime Baru


Zom 100: Bucket List Of The Dead digarap Bug Films. Studio ini terbilang sebagai pemain baru di dunia anime. Berdiri pada September 2021, serial ini adalah anime pertama yang sepenuhnya mereka garap sendiri. Sebelumnya, Bug Films sudah terlibat dalam sejumlah proyek anime lain yang tak kalah bagus seperti Summer Time Rendering dan Komi Can’t Communicate. Tapi, di dua anime itu, mereka berperan sebagai asisten karena OLM adalah pembuatnya. Melihat hasil Zom 100: Bucket List Of The Dead, Bug Films menjadi studio yang menjanjikan.


5. KANA-BOON Menyanyikan Lagu Tema


Menariknya, band rock kenamaan Jepang, yakni KANA-BOON turut serta dalam proyek anime Zom 100: Bucket List of the Dead yang satu ini. Band yang sudah sering memopulerkan soundtracks anime ini membawakan lagu opening yang berjudul "Song of the Dead". Selain KANA-BOON, ada pula Shiyui, penyanyi pop yang baru melakukan debutnya pada tahun 2022. Dia menyanyikan lagu ending berjudul "Happiness of the Dead" untuk anime Zom 100: Bucket List of the Dead.

Itulah dia fakta menarik dari anime Zom 100: Bucket List of the Dead Versi Satoru Senpai, Oke Minasan Terimakasih Sudah Membaca Artikel Dari Satoru Senpai dan sampai jumpa..


Posting Komentar

0 Komentar